KPU, Situng Bikin Gaduh, Buat Apa Dipertahankan?

KPU, Situng Bikin Gaduh, Buat Apa Dipertahankan?
KPU, Situng Bikin Gaduh, Buat Apa Dipertahankan?
KPU, Situng Bikin Gaduh, Buat Apa Dipertahankan?

Beritaislam - Sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI yang masih saja mempertahankan Sistem Hitung Suara (Situng) dipertanyakan. Pasalnya, kesalahan input pada Situng sudah membuat banyak kegaduhan.

Wakil Direktur Bidang Riset Sabang Merauke Institute (SMI), Syahganda Nainggolan menekankan, sebagaimana pernyataan Ketua KPU RI Arief Budiman di media massa yang selama ini mengatakan hanya perhitungan manual C1 yang dipakai untuk menentukan pemenang pemilu 2019, maka keberadaan Situng sesungguhnya tidak diperlukan.

"Kalau menurut saya sih ini sebenarnya kalau buat kegaduhan saja, buat keributan saja, untuk apa dipelihara Situng ini," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (3/5).


Perlu diketahui, siang tadi Relawan Tim IT Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi resmi melaporkan temuan 73.715 kesalahan entry data pada Situng KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ditekankan Syahganda, Situng buat kegaduhan karena salah input data nampak sangat nyata di masyarakat luas.

"Dan itu Habib Rizieq, dan lain-lain meminta itu dihentikan. Kenapa mereka enggak mau hentikan. Ya itu hentikan dulu," pungkasnya.[rmol]

[news.beritaislam.org]

Subscribe to receive free email updates:




Advertisement