PAN Gelar Rapat Konsolidasi Internal, Bahas Sikap Politik Partai

PAN Gelar Rapat Konsolidasi Internal, Bahas Sikap Politik Partai
PAN Gelar Rapat Konsolidasi Internal, Bahas Sikap Politik Partai
PAN Gelar Rapat Konsolidasi Internal, Bahas Sikap Politik Partai




GELORA.CO - Sejumlah pengurus teras Partai Amanat Nasional (PAN) dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan menggelar rapat internal menyikapi langkah politik dan evaluasi hasil Pemilihan Legislatif 2019.




Sekjen PAN, Eddy Soeparno di sela rapat menuturkan, pertemuan kali ini fokus membahas langkah konsolidasi ke depan dan situasi politik terkini. Meski tak membeberkan secara detail, langkah konsolidasi untuk menentukan sikap ke depan pascapemungutan suara 17 April 2019. 




"Kita juga evaluasi kondisi politik terakhir secara umum dan membahas konsolidasi partai untuk beberapa bulan ke depan, tapi sifatnya lebih internal," kata Eddy di Jalan Daksa I, Jakarta Selatan, Sabtu 4 Mei 2019.




Eddy menuturkan, partainya juga menaruh perhatian terhadap korban ratusan petugas pemilu yang meninggal dunia. Pada waktu ke depan, sistem pemilu serentak tahun ini mesti dievaluasi. 




"Ini adalah salah satu dari sejumlah yang sedang kita diskusikan untuk kemudian kita jadikan bahan evaluasi," tuturnya.




Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum PAN Bima Arya Sugiarto menyampaikan, selain membicarakan situasi usai pemilu, rapat turut membahas isu belakangan yang diperbincangkan di publik terkait sikap politik partai berlambang matahari tersebut. 




Awalnya, wacana reposisi PAN dari koalisi Prabowo-Sandiaga sempat terlontar dari kadernya sendiri Bara Hasibuan. Wali kota Bogor itu mengatakan, Bara pun turut hadir dalam rapat hari ini.




Di samping itu, ia memastikan, PAN tetap berada dalam koalisi Prabowo dan belum terpikirkan keluar dari koalisi itu.




Sebelumnya, baik Bima maupun Bara dalam Pemilihan Presiden 2019 menyatakan sikap yang berbeda dengan keputusan partai yakni mendukung kepada Jokowi-Ma'ruf Amin. 




"Saya tidak bisa menyampaikan di forum terbuka ini karena memang masih dalam proses pembahasan tapi itu akan nanti dibahas. Sebaiknya dibahas secara internal. Jadi menurut saya tidak elok kalau sampai disampaikan kepada publik. Tapi pembahasan itu pasti ada," kata dia. [vv]




Advertisement